PANTAI KEREEEN

GOKIIIIL keren bangetzzz kan.

INDONESIA CUY

NEGRI MILIK SENDIRI

PEMANDANGAN KLASIK

AIR TERJUN KEREN

INDONESIA ITU KAYA

PANORAMA YANG MENYEJUKKAN

BOROBUDHUR

CANDI TERBESAR DI DUNIA

LOMBOK

PULAU LOMBOK TERCINTA

PURA BALI

INDONESIA CUY

BROMO

BROMO

Minggu, 10 November 2013

curug sewu

Curug Sewu terletak di Patean, Kendal dan merupakan air terjun tingkat tiga dengan ketinggian sekitar 80m. Nama air terjun tersebut diambilkan dari nama desa tempat air terjun tersebut berada, yakni desa Curugsewu tepatnya di Kecamatan Patean, jaraknya 40 kilometer dari kota Kendal dengan terlebih dahulu melewati kota Weleri dan Sukorejo. dari temanggung dan wonosobo dapat melewati parakan - ngadirejo - Patean - Curug sewu ( info lanjut dapat di lihat di http://www.curugsewu.com / http://curugsewu.blogspot.com ) curug sewu. Air terjun Curugsewu memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibandingkan air terjun lainnya, dengan total ketinggian 70 meter yang terdiri dari 3 terjunan, masing-masing memiliki ketinggian 45 meter, 15 meter dan 20 meter. terlihat sangat indah dan menawan untuk dipandang, terlebih pada saat tertentu, dari antara terjunan muncul pelangi paduan aneka ragam warna yang mempesona. curug sewu. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, sekitar lokasi Air Terjun Curugsewu telah dilengkapi dengan taman rekreasi beserta fasilitas pelengkap seperti panggung taman bermain anak, Kebun binatang mini dan Kolam Renang serta berbagai fasilitas lainnya. Masih mengenai keistimewaan dan keunikkannya, ternyata AirTerjun Curugsewu merupakan air terjun tertinggi di Jawa Tengah. Untuk melengkapi berbagai fasilitas dan sarana yang sudah ada, Kereta Mini, Jet Coaster dan Kolam Renang dengan standar nasional telah dibangun. Guna memberikan pelayanan yang prima dan memuaskan

tangkuban perahu

Gunung Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari. Gunung Tangkuban Parahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Legenda rakyat setempat !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Legenda Sangkuriang Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu. Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Di antara tanda aktivitas gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya, di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang. Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung Sunda Purba terhadap peristiwa pada saat itu. Aksesibilitas Dengan Kendaraan Rute jalan untuk sampai di kawasan obyek wisata Gunung Tangkuban perahu adalah melewati pintu tol Pasteur, dilanjutkan ke Jl. Dr. Djunjunan - lanjut ke Pasirkaliki - melewati Sukajadi - Setiabudi - Lembang lalu sampai ke lokasi Tangkubanparahu (Gerbang Atas). Bila keluar melalui pintu tol Padalarang (via Cipularang), bisa ambil arah ke Cimahi lalu belok ke kiri melalui Jl. Kolonel Masturi, lalu terus saja ikuti jalan Kolonel Masturi hingga ujungnya (melewati daerah kecamatan Cisarua dan kecamatan Parongpong, Kab. Bandung Barat), lalu saat bertemu pertigaan Jl. Raya Lembang, belok kiri dan terus saja ikuti jalan melewati markas Brimob dll., ketika sudah melewati plang Tahu Tauhid di sebelah kiri maka sekitar 200 meter lagi akan sampai di Gerbang akses ke wisata kawah Tangkuban Perahu (kiri jalan).

nylimut

KENDAL, KOMPAS.com - Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, memang kaya akan wisata alam. Baik itu wisata alam laut maupun pegunungan. Satu di antara wisata alam pegunungan yang ada di Kendal adalah pemandian air panas Nglimut Gonoharjo. Pemandian air panas tersebut berada di Kecamatan Limbangan. Tempat wisata ini tepatnya terletak di lereng Gunung Ungaran. Dari kota Semarang maupun Kendal, jaraknya sekitar 40 kilometer. Kalau dari Semarang bisa melewati Ngaliyan kemudian Mijen, Cangkiran lalu ke Limbangan. Sedangkan dari Kota Kendal, bisa melewati Brangsong-Kaliwungu-Kaliwungu Selatan-Boja hingga kemudian Limbangan. Tinggal Anda pilih datang dari kota mana. Meskipun untuk menuju tempat wisata Nglimut, jalannya terjal dan berliku, namun Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemandian air panas Nglimut ini sangat baik untuk kesehatan dan kesembuhan penyakit kulit. Nah, Anda bisa mandi sepuasnya di kolam air panas yang ada di wilayah tempat wisata tersebut, bila mau berobat. Selain terdapat beberapa sumber air panas, di Nglimut, Anda juga bias menikmati pemandangan yang indah dan udara yang sejuk. Obyek wisata air panas Nglimut juga dilengkapi dengan pemandian air dingin, kebun binatang mini, kolam pemancingan, taman bunga, dan tempat outbound. Tempat ini sangat pas digunakan untuk liburan bersama keluarga. Di sini juga tersedia penginapan. Sehingga bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di Nglimut dan merasakan hawa dingin pegunungan bisa menginap di kawasan tersebut. Nah, selamat berwisata ke Nglimut Gonoharjo.

candi dieng

Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000m di atas permukaan laut. Suhu berkisar 15—20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian. Secara administrasi, Dieng merupakan wilayah Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan Dieng ("Dieng Wetan"), Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Wilayah ini merupakan salah satu wilayah paling terpencil di Jawa Tengah.

candi borobudhur

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.[1] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma). Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[2] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan. Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[3] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[4] Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.[5][6][7]

gunung bromo

Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Jumat, 01 November 2013

PANTAI NGEBUM

Wisata Murah di Ngebum Kaliwungu Wisata laut di Desa Mororejo Kaliwungu hampir setiap minggu dipadati ribuan warga Kendal dan sekitarnya. Wisata pantai Ngebum Kaliwungu bisa dibilang wisata murah, hanya dengan Rp 2000 warga bisa menikmati keindahan laut, dengan melihat kapal besar melintas. Meski tidak dikelola pemerintah daerah, wisata Ngebum ini menjadi alternatif bagi warga Kendal yang ingin berwisata bersama keluarga menikmati keindahan pantai. Safitri misalnya, warga Mangkang Semarang ini mengaku senang berwisata bersama keluarga di pantai Ngebum. “Tiket masuknya murah, pantainya juga tidak terlalu kotor jadi anak-anak bisa berenang,” katanya. Fasilitas di Pantai Ngebum juga mulai banyak, dari penyewaan perahu karet, pelampung dan gubug bagi pengunjung sejumlah arena hiburan juga sudah ada. Seperti kereta mini, kuda wisata hingga ATV. Pedagang makanan juga tersaji lengkap, dari sate, ikan asin, makanan siap saji hingga makanan tradisional. Namun demikian banyak fasilitas yang dikeluhkan pengunjung, selain akses masuk jalan yang rusak juga tarif parkir yang tinggi. Untuk mobil roda 4 pengunjung ditarik parkir hingga Rp 5000 sedangkan sepeda motor Rp 3000. “Sayang parkir disini malah, lebih mahal dari tiket masuknya,” imbuh Safitri.